Berita

KADINSU BERSAMA BANK SUMUT GELAR PROGRAM WIRAUSAHA BARU & SOLUSI PERMODALAN
27 April 2011 13:59

 


Foto bersama: Direktur Eksekutif Kadinsu, Hendra Utama (tengah/batik merah), kepala kredit Mikro Bank Sumut, Hadi Sucipto (berdasi/tengah depan), Koordiator LPU Kadinsu, Diaz Wardianto. WK (kelima dari kiri) dan koordinator Sentra UMK Bank Sumut, Abdul Hamid (kesembilan dari kiri).

  

 Layanan Pengembangan Usaha (LPU) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara bekerjasama dengan Sentra UMK Bank Sumut, gelar acara "Program Wirausaha Baru & Solusi Permodalan" kepada para mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang ada di Medan, 20/04 di Gedung Sentra UMK Bank Sumut Jl. Seiserayu No. 103 Medan.

Kegiatan Program Wirausaha Baru & Solusi Permodalan, secara resmi dibuka oleh Pemimpin Divisi Kredit Bank Sumut, Hadi Susanto. Dalam sambutannya mewakili Direktur Utama Bank Sumut, Hadi Susanto mengatakan bahwa Bank Sumut sangat menyambut baik dilaksanakannya program ini. Minat berwirausaha dari kalangan mahasiswa, menurutnya dari tahun ke tahun belum mengalami peningkatan yang berarti. Dengan diadakannya program bersama Kadin dan Bank Sumut, kami yakin, Wirausaha Baru dari kalangan mahasiswa akan mengalami peningkatan. Semoga Kadinsu dan Bank Sumut kedepan, tetap komit dalam program Penciptaan Wirausaha Baru di Sumatera Utara. Demikian inti sambutannya.

Sementara Direktur Eksekutif Kadinsu, sekaligus penanggungjawab LPU, Hendra Utama, sebagai salah satu narasumber mengatakan, bahwa dari tahun ke tahun persaingan di pasar kerja semakin ketat, sementara jumlah pelamar pekerjaan selalu lebih besar daripada lapangan pekerjaan yang tersedia. Jadi bagaimana mereka yang terus bermimpi untuk menjadi pegawai/karyawan. Salah satu jawaban yang setiap orang bisa lakukan adalah, "Menjadi Wirausaha Baru". Hal inilah yang melatar belakangi pelaksanaan kegiatan bersama Bank Sumut. Wirausaha Baru yang dilahirkan dari kalangan mahasiswa, diprediksi akan lebih tangguh dalam menghadapi kendala-kendala yang ada dalam berwirausaha. Selain itu, diharapkan Wirausaha Baru ini nantinya dapat membuka peluang tenaga kerja seluas-luasnya. Dengan demikian, tingkat pengangguran semakin dapat ditekan jumlahnya.

Program ini dilaksankan dalam rangka mengimplementasikan program Kadin Indonesia dalam menciptakan 4-5 juta Wirausaha Baru dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. Hal ini mengingat bahwa presentase jumlah penduduk Indonesia yang menjadi Wirausaha saat ini hanya 0,24% yakni 238 juta orang. Padahal, jumlah yang ideal untuk menjadi Wirausaha di Indonesia adalah 2% dari jumlah penduduk, yakni 4,8 Juta orang. Jika dibandingkan dengan beberapa negara maju di dunia, jumlah entrepreneur atau wirausahawan di indonesia masih sangat rendah. Persentase penduduk Singapura dan Malaysia yang berwirausaha mencapai 7% (tujuh) persen, China dan Jepang mencapai 10% (sepuluh) persen. Sedangkan yang tertinggi adalah Amerika Serikat sebesar 11,5% persen sampai 12% persen. Penambahan jumlah Wirausaha Baru ini nantinya dapat menopang perekonomian di Indonesia.

Kita tidak dapat bekerja sendirian dalam mengenjot pembangunan di sektor perekonomian. Peran serta pihak lain sangat dibutuhkan dalam meningkatkan jumlah Wirausaha. Selain Bank Sumut, tentunya kita akan mengandeng stakeholders dan lembaga terkait lainnya. "Ujar Hendra Utama" di akhir penjelasannya.

Narasumber lain, Kepala Bidang Kredit Retail dan Sentra UMK Bank Sumut, Hadi Sucipto mengemukakan bahwa untuk menjadi Wirausaha Baru, tentunya tidak terlepas dari sisi permodalan. Walau terus terang diakui, bahwa modal bukanlah menjadi faktor utama untuk menjadi Wirausaha Baru. Namun modal merupakan salah satu item yang penting dalam membangun usaha. Dalam hal ini Bank Sumut mempunyai program Kredit Mikro Sumut Sejahtera II yang sangat cocok bagi wirausahawan. Mengingat jaminan yang digunakan sangat fleksibel sekali. Bahkan, mesin cuci, kulkas dan mesin jahit dapat dijadikan jaminannya. "celetuknya.

Sebagai Wirausaha Baru, hal yang perlu diingat, ketika usaha sudah berjalan diharapkan dapat membedakan keuangan yang dihasilkan dari usaha dengan keuangan pribadi, yang diistilahkan kantong kanan dan kantong kiri. Idealnya, usaha yang dijalankan harus mempunyai pembukuan yang baik. Hal ini untuk lebih memudahkan dalam melakukan monitor keuangan usaha. Apakah usaha mengalami peningkatan atau sebaliknya. Papar "Hadi Sucipt0".

Sebelum acara ditutup, Koordinator Layanan Pengembangan Usaha (LPU), Diaz. WK, bersama pembimbing usaha, Hendy Sibuea & Imelda Yuanda menambahkan, bahwa LPU KADIN Sumatera Utara, senantiasa menggalakkan program Wirausaha Baru bagi kawula muda, khususnya para Mahasiswa. Bagi para mahasiswa yang tertarik dan berminat untuk mendalami dunia kewirausahaan lebih lanjut, silakan datang saja ke Unit Layanan Pengembangan Usaha kadinsu, di kantor Kadin Jl. Sekip Baru No. 16 Medan. Dalam waktu dekat ini juga, kita akan mencoba menghadirkan rekan-rekan Wirausaha Muda kita yang telah sukses di Jakarta. Hal ini untuk mengetahui animo adik-adik mahasiswa kita, yang ada di Sumatera Utara dalam dunia Kewirausahaan. Kami berharap, melalui program ini nantinya, dapat menambah jumlah Wirausaha Baru yang tangguh dan Mandiri di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Ujar Diaz. WK.

 


umk1umk2

 umk3

Galeri

Tidak Ada Galeri

Share to Facebook Share to Twitter Stumble It Email This More...

  Kembali         Cetak

© Copyright, 2010 - Kadin Sumatera Utara Indonesia. Designed by Webindo